Monday, January 6, 2014

Perangi Rabbi, Yahudi Buka Koogle!

Perangi Rabbi, Yahudi Buka Koogle!

Perangi Rabbi, Yahudi Buka Koogle!

YERUSALEM TERJAJAH- Para Yahudi religius yang dilarang keras oleh para rabbi untuk berselancar di dunia maya sekarang bisa lebih mendapatkan kelonggaran. Hal tersebut dapat terjadi seiring dengan diluncurkannya Google versi "kosher" (konsep halal Yahudi). Google kosher tersebut dinamakan Koogle, demikian dikatakan oleh manajer situs tersebut kemarin.
Yossi Altman mengatakan bahwa Koogle, yang merupakan gabungan dari nama puding mie Yahudi dengan mesin pencari yang sangat terkenal, Google, tampaknya "memenuhi standard" dari para rabbi ortodoks. Untuk diketahui, para rabbi ortodoks melarang keras kaum Yahudi untuk mengakses internet.
Situs Koogle tersebut menyaring sejumlah materi yang tidak diperbolehkan menurut kepercayaan Yahudi, seperti misalnya foto-foto wanita yang menurut pandangan para rabbi ortodoks tidak sopan dan tidak sepantasnya dilihat kaum Yahudi, kata Altman.


Meski situs tersebut terhubung dengan berita-berita mengenai Israel dan situs-situs perbelanjaan, namun benda-benda tertentu yang diharamkan oleh para rabbi ultra-ortodoks Israel juga akan disaring agar tidak sampai masuk ke rumah-rumah Yahudi, diantaranya perangkat televisi.
"(Situs pencari Koogle) merupakan sebuah alternatif yang kosher bagi kaum Yahudi ultra-ortodoks. Situs tersebut memungkinkan mereka untuk dapat mengakses internet dan berselancar di dunia maya," kata Altman melaluihubungan telepon.
Situs tersebut dikembangkan sebagai bagian dari cara untuk memfasilitasi keinginan para rabbi.
"Para rabbi menginginkan sebuah solusi untuk kaum Yahudi ultra-ortodoks, karena mereka juga ingin dapat mengakses internet untuk mengakses kebutuhan-kebutuhan vital mereka," katanya.
"Karena merupakan mesin pencari yang kosher, maka sama sekali tidak boleh ada update pada situs tersebut pada hari Sabbath. Pada hari tersebut, hukum Yahudi melarang kaumnya untuk melakukan segala jenis pekerjaan dan usaha," kata Altman.
"Jika ada yang ingin membeli sesuatu pada hari Sabbath, maka situs tersebut akan langsung mengalami kemacetan dan tidak membiarkan orang untuk melakukan hal tersebut," pungkasnya.
Selain Koogle, kaum Yahudi juga mengenal Yiddish Wikipedia. Yiddish wikipedia merupakan versi lain dari wikipedia yang diluncurkan dalam bahasa Ibrani. Situs tersebut didirikan pada tanggal 3 Maret 2004, namun artikel pertama dalam situs tersebut baru ditulis pada tanggak 28 November pada tahun yang sama.
Pada bulan Maret 2009, Yiddish Wikipedia memiliki lebih dari 6.000 artikel didalamnya. Terdapat sekitar 1.251 orang anggota yang terdaftar, namun hanya sebagian kecil yang aktif.
Seperti halnya Wikipedia, situs tersebut akan mencari kata-kata dalam bahasa Ibrani yang diketikkan di Google. Artikel-artikel dari Wikipedia versi Yahudi kemudian akan muncul di barisan paling atas dari kata yang dicari tersebut.
Sesuai dengan norma-norma yang berlaku bagi Yahudi, situs tersebut secara eksklusif dituliskan dalam bahasa Ibrani, bukan tulisan latin.
Yiddish Wikipedia telah mencapai 6.000 artikel pada tanggal 8 Maret 2009. Artikel ke-6.000 yang dimuat berkaitan dengan seorang rabbi.
Meski dapat memuat berbagai hal yang ada di dunia, situs tersebut diedit kembali dan disesuaikan dengan budaya komunitas yang berbahasa Ibrani. Hal tersebut ada di dalam politik Hasidic, yang sangat berkaitan dengan Satmar Hasidim. Misalnya saja, artikel yang diedit besar-besaran adalah artikel mengenai Aaron Teitelbaum, seorang tokoh yang paling banyak dibicarakan dalam lingkaran komunitas orang-orang yang berbicara dalam bahasa Ibrani.
Namun hanya ada sedikit editor dari situs tersebut, meski tercatat memiliki 700 orang editor, setiap harinya, hanya ada 3 orang -atau bahkan lebih sedikit lagi- yang aktif. Hal tersebut mungkin karena para editor tersebut tidak memiliki perangkat lunak untuk mengolah tulisan dalam bahasa Ibrani di komputer mereka. Kemungkinan lainnya, orang-orang Yahudi tersebut merupakan Yahudi ortodoks sehingga para rabbi mereka melarang keras penggunaan internet yang tidak berhubungan langsung dengan bisnis.
Rabbi ortodoks Yahudi memang seringkali mengeluarkan ucapan-ucapan yang kontroversial dan memancing emosi.
Rabbi ortodoks Yahudi, Manis Friedman, dari St. Paul, Minnesota, telah memberikan pernyataan bahwa Israel harus menghancurkan tempat-tempat suci Islam dan membantai warga sipil dalam apa yang disebutnya sebagai "cara Yahudi" untuk bertarung dalam "peperangan moral".
"Saya sama sekali tidak percaya dengan moralitas Barat. Misalnya, jangan membunuh warga sipil, jangan menghancurkan tempat suci, jangan bertempur ketika hari besar, jangan meledakkan pemakaman, jangan menembak hingga lawan menembak terlebih dahulu karena hal tersebut tidak bermoral. Namun, saya tidak mempercayai itu semua, omong kosong! Satu-satunya cara yang paling benar adalah mempergunakan tata cara Yahudi: Hancurkan tempat suci mereka (umat Islam). Kemudian bunuh semua pria, wanita, anak-anak, termasuk juga binatang peliharaan mereka.

Newer Post Older Post Home

0 komentar: